Film ::: The Raid 2: Berandal (2014)

•March 29, 2014 • Leave a Comment

Walau telat sehari dari tanggal edar tayang, akhirnya puas juga bisa nonton film The Raid 2: Berandal. Bagus deh, setidaknya judulnya bukan SERBUAN MAUT 2. Masih untung juga bukan The HIT… asal jangan VAPE deh apalagi Baygon… #garing!

 

the_raid_2_berandalRaid-2-BTS-3Balik ke topik! Melanjutkan dari seri pertama yang sukses kemana-mana, The Raid 2 meneruskan dari kisah perjalanan hidup Rama (masih diperanin Iko Uwais, rumor terkait peran Rama diganti Aa’ Brajamusti itu gak bener adanya) dalam memberantas bandit-bandit kota “entah” yang kian merajalela.

Bajingan dan polisi sama bangsatnya. Teringat kata-kata terakhir Andi (diperankan oleh Donny Alamsyah yang di sekuel the raid porsinya cuman seiprit, itupun gak nyelekit, secara… dese metong boo), “gak semua orang yang kau kenal itu busuk Ram!!! Cusss cari Bunawar!!!” gitu deh kira-kira pesan yang disampaikan Andi kepada Rama… Kayaknya Andi sudah sadar firasat buruk. Dan Om Gareth emang sengaja membuat film ini gak habis… Karena ada nama Bunawar yang disebut-sebut Andi dalam film pertama di detik-detik terakhir.

Jeng-jeng-jeng… Bunawar muncul…  Zaaaaap!!! Spontan gue langsung berdoa dalam hati… semoga gak ada Ayu Azhari di belakangnya… (Huwaaaaaaaa…. bayang-bayang masa lalu itu belum ilang ternyata…. Cok Simbara!!! Tega kali kau!!!)

Dan bergulir cerita semakin menarik untuk diikuti. Karakter-karakter baru bermunculan dengan background sejarah yang kadang utuh kadang sebatas misteri.

The-Raid-2-Tio-Pakusadewo-640x463Bangun: Penguasa kota wilayah bagian “entah” yang menurut anak tunggalnya sudah mulai kehilangan gigi… daerah kekuasaannya luas. Namun dibalik kesuksesannya, ada satu kekhawatiran yang mendalam perihal Ucok, anak satu-satunya Bangun. Pas banget kalo yang meranin si Om Tio…. yang makin tua makin menjadi (tuwir laaah)…

Ucok: Anak tunggal Bangun yang menyebalkan. Gini nih, yang semakin memperkuat stigma, bahwa yang cakep itu biasanya menyebalkan. Dan itu ada di diri Ucok. Kalo diambil dari bahasa baku, Ucok ini terbilang masuk dalam kategori BENGIS. Arifin Putra pas banget meranin karakter ini. Gue seneng banget pas scene Bangun ngegaplok Ucok… rasa sakit yang dialami Ucok tuh kayaknya lebih “sakiiiiiiiiit” dari sekedar tamparan yang dilayangkan mas priambodo kepada Ambar a.k.a Ayu Azhari!! Satu pertanyaan, tangan kiri Ucok sangat berkarakter….

raid-2-trailer1389101560_the_raid_2_berendal-oo5the-raid-2-berandal-03Eka: Asisten Pribadi Bangun. Loyalitas tinggi. Oka Antara. Plisss jangan dibanding-bandingin dengan aktingnya di film Killers. BTW alias betewe a.k.a By The Way… kenapa namanya EKA? Pasti si Om punya alasan…

the-raid-2-berendal-trailer-bejoBejo: Sangat berkarakter. Ada dendam yang mendalam namun selalu bisa dia tahan-tahan, walau sesekali meledak. Cerdik. Alex Abbad memang jagonya untuk karakter kayak gini… track record dese sebagai mucikari picik, kepala geng licik, mafia dan biang bangsat lainnya tidak bisa dipungkiri.

Bunawar: Polisi putih yang masih percaya bahwa keadilan itu selalu ada di muka bumi. Ada satu hal yang ingin gue tanyakan sama Om Gareth, WHY MAS PRIAMBODO??? WHY??? WHY??? Mendadak Om Gareth jawab, “Lo mau kalo yang jadi Bunawar si Farhat Abbas?” – kriik..krikkk.kriikkkk

The-Raid-2-Yayan-Ruhian-as-Prakosothe-raid-2-hammer-girlThe-Raid-2-Hammer-Girl (1)Raid-2-Hammer-Batthe-raid-2-berendal-trailer-baseball-batDan beberapa cast lain yang cukup memorable. Prakoso (Yayan Ruhian/bukan Mad Dog) yang super duper killer tanpa ampun, ternyata menyimpan satu rahasia yang bertolak belakang dengan profesinya. Sayangnya, yang menjadi bagian dari rahasia Prakoso aktingnya kurang greget lagi… ngomongin rahasia, lebih rahasia dan misterius lagi perkisah Hammer Girl dan Baseball Bat Boy. Tak ada background yang mengantar kemunculan mereka di setiap scene. Yang menjadi petunjuk hanyalah Koin seratus rupiah bergambar rumah gadang, dua pasang Hammer, tongkat baseball beserta bolanya dan Kaca mata hitam (kebayang sih ada Spin Off untuk dua karakter ini). Julie Estelle pasti gila-gilaan latihan martial artnya. Atau bisa jadi kisah si Hammer girl ini ada kaitannya dengan Tama dari The Raid yang pertama.

the-raid-2-berendalthe-raid-2-berendal-trailer-keichiGeng Jepang juga menghiasi porsi The Raid 2 kali ini. Walo gak banyak, walo “kayaknya” ada porsi scene yakuza yang gak muncul, padahal sempat muncul di trailer…. kalo mau searching di yutup, pasti nemu adegan itu… ada adegan di ekskalator… gue pikir cukup menarik ketika Om Gareth menjadikan parade orang jepang untuk muncul di sekuel The raid. Tapi lambat laun jadi bosen, gak ada gereget dan menggiring gue untuk berharap ada duplikat Masaki Koh muncul… Jiyaaah!!!

Adegan di trailer yang tidak muncul di bioskop Indonesia

Adegan di trailer yang tidak muncul di bioskop Indonesia

Termasuk juga jajaran aktor veteran kelas lansia…. yang ala-ala The Expendables dimunculkan… not bad… tapi gak penting.

theRaid2-1231FKeseluruhan, film ini fun banget. Secara, koreografi of fighting-nya Maha. Seni bela dirinya super. Tapi dari seri pertama hingga yang ke 2, ada ciri yang paling gue suka dari pola fightingnya… dalam teknik silat-nya cenderung “menangkap” tendangan… yang ujung-ujungnya si lawan tanding kehilangan keseimbangan. sehingga jatuhnya bisa dibanting atau kuda-kudanya tidak ada dan bisa dilumpuhkan dengan mudah. Dan memang efektif sih cara ini… Yang sangat gue acungin jempol adalah teknik pengambilan gambarnya. Percaya atau tidak, gue seakan-akan dibawa masuk kedalam pertarungan… masuk ke dalam tiap-tiap scene. Perhatikan saat adegan fighting, dengan brilliant-nya, lensa kamera dengan lincah menangkap tiap gerakan. Butuh kecermatan tingkat tinggi. Apalagi saat adegan kejar-kejaran mobil. Ada satu scene yang teknik perpindahan kameranya awesome…. jadi keinget sama trik pengambilan gambar di the raid pertama, saat kamera berpindah dari lantai atas dan dijatuhkan ke lubang lantai bawah dan ditangkap kru kameraman yang sudah bersiap dibawahnya…. gak kebayang ajah!

Semoga kali ini perkiraan gue gak meleset. Ada nama Rama (asal kata dari Ramayana), di film pertama Rama Sholat sebelum “perang”, dan dari kematian ANDI, yang ternyata adalah Kakak Ipar Rama digambarkan Ayah Andi, mertua Rama sedang sembahyang di altar dengan dupa menyala. Dan semakin YESSS lagi, ketika istri Rama bernama ISA…. kurang pluralisme apalagi coba…. kalo itu yang emang disiratkan Om Gareth…. Gue semakin suka sama si Om Gembala ini….

Well, sudah saatnya orang Indonesia berterima kasih kepada film The Raid 2. Mie Ayam, Ojek, Angkot, bahkan shelter Busway (yang gue pikir, orang luar gak ngeh itu bangunan apaan yang ditabrak mobil hingga hancur berkeping-keping….) karena udah nongol dan menjadi bahan tontonan. Salut untuk semua yang terlibat dalam produksi film ini. Entah rasa bangga ini muncul begitu saja. Semakin membangkitkan gairah gue untuk terus meraih mimpi!!! Om Gareth bisa, masa’ gue gak bisa!!!!?

431800_477321242348239_303792333_nJangan tunggu torrent, apalagi beli bajakan…. cusss ajak teman nonton di bioskop terdekat di kota kamu!!!

wpid-img_20140329_132128.jpgDukung terus perfilman Indonesia!!!

SELAMAT HARI FILM NASIONAL!!!!

Traffic blog gue rame hari ini!!!!

•March 22, 2014 • Leave a Comment

Bagi gue…. Hal kontroversial yang pernah gue alami adalah sekarang… Masa masa ini. Dimana blog gue ternyata mengundang banyak orang untuk sekedar berkunjung atau blusukan di setiap tulisan dan gambar yang pernah gue unggah.

Thanks untuk semua pembaca yang sudah mengunjugi blog gue….

image

image

image

Ini menandakan masih banyaknya gay gay denial yang mencari cari informasi yang selama ini terbelenggu dengan orientasi seksualnya… Tidak adanya penerimaan diri… Termakan stigma dan faktor lainnya sehingga menyebabkan ketidak tahuan yang berkepanjangan…

Selamat berjuang mencari jawaban atas nama tujuan hidup…

Dear diare… 01

•March 18, 2014 • Leave a Comment

Huft… Hari ini bisa dibilang hari yang melelahkan… Hmmm tidak juga sih, bisa dibilang kemaren lah hari yang cukup melelahkan.
Bayangin aja ya… Dari ikutan jadi partisipan aksi kreatif di depan gedung Mahkamah Konstitusi…

image

image

image

Jam 12 siang langsung meluncur ke tim cikini… Ada hajatan terkait peringatan hari perempuan internasional yang jatuh pada tanggal 8 Maret kemaren. Kebetulan tema yang diusung untuk tahun ini adalah kekerasan seksual pada perempuan.
Dan ada beberapa rangkaian acara yang diselenggarakan…

image

Dari diskusi tentang kekerasan seksual terhadap LGBT (Lesbian Gay Biseksual dan Transgender) kemudian dilanjutkan dengan konser mini SIMPONI band dan ditutup dengan MALAM BUDAYA…
Jadi intinya… Dari pagi sampe malem…. Full !!!

image

Perlu diketahui juga… Dalam kondisi itu semakin dipermanis dengan mata kiri gue yang sakiiiit….. Meraaaah….!!!!!

Dan tragedi itu sampe tulisan ini diturunkan masih saja terjadi….

Dir diare… Hari ini gue pengen membuang penat…

Doakan gue yaaaa!!!!??!!!

image

•March 4, 2014 • Leave a Comment

Boleh percaya boleh tidak… Selama proses editing… Tubuh sedang tidak dalam keadaan dibalut sehelai benang pun… Ini sugesti yang paling efektif…

#hapuspenat

View on Path

•February 23, 2014 • Leave a Comment

No kiss….

View on Path

7 Kesalahan Penulis by nulisbuku(dot)com

•February 3, 2014 • Leave a Comment

Ada beberapa macam kesalahan yang sering dilakukan oleh para penulis. Baik penulis yang sudah profesional ataupun penulis pemula. Kami mencoba merangkumnya menjadi 7 hal saja. Apakah kamu melakukan salah satu dari 7 kesalahan berikut ini? Silakan jawab sendiri dengan menyimak ketujuh hal tersebut di bawah ini:

1. Kemalasan.

Ini mungkin kesalahan yang dialami oleh hampir semua penulis. Hasilnya? Buku tidak pernah selesai dan berujung pada draft yang kemudian ditinggalkan terlalu lama tidak tersentuh. Yang akhirnya terlupakan.

Cara mengatasinya terletak pada diri sendiri dengan berjuang melawan kemalasan. Menulis membutuhkan napas panjang dan komitmen yang kuat. Berhentilah menunda dan membuat banyak alasan. Bulatkan tekad dan mulai menulislah!

2. Mencoba menjadi penulis yang sempurna.

Menurut Gardner, seorang penulis novel triler dan misteri, keinginan untuk menjadi penulis sempurna seperti ini bisa menjadi berbahaya bagi penulis, karena penulis cenderung akan fokus pada satu hal, sehingga cerita seakan-akan tidak bergerak. Menurutnya, cerita bertujuan untuk menghibur, oleh karena itu sebuah cerita harus terus bergerak maju. Jangan berhenti hanya karena ingin tulisanmu menjadi sempurna, tetaplah menggerakkan cerita.

3. Terpaku pada kerangka/ outline

Kerangka tulisan memang kita butuhkan dalam menulis. Tujuannya agar cerita tidak menyimpang terlalu jauh dari yang diharapkan, tetapi terlalu fokus dan mengikuti alur outline akan membatasi sebuah cerita menjadi kaku. Oleh karena itu, biarkan kreativitasmu berkembang, gunakan outline sebagai pembatas, bukan panduan utama.

4. Cemburu.

Benar, rasa cemburu juga terjadi pada penulis, sama halnya juga sering terjadi kepada para pekerja seni lainnya. Cemburu yang dimaksud adalah kecemburuan terhadap penulis lain serta karya-karya mereka. Efek dari kecemburuan ini bisa baik tapi bisa juga buruk. Efek baiknya mungkin kamu akan termotivasi untuk menjadi sebaik atau lebih baik dari penulis tersebut. Tapi, efek buruknya kamu akan cenderung meniru cara menulis mereka. Kendalikan emosi cemburumu, jadikan hal positif bagi tulisanmu. Terutama, jadilah dirimu sendiri!

5. Terlalu berfokus pada bisnis.

Mungkin tidak banyak penulis yang bertujuan utamanya adalah menulis untuk bisnis. Sehingga menjadi terobsesi dan fokus pada bisnis, bukan pada karya yang dihasilkannya. Menulis tentang bisnis baik loh, tapi kalau tulisan yang dibisniskan? Silakan jawab sendiri.

6. Tidak membaca buku.

Membaca itu penting untuk seorang penulis. Sangat penting! Jangan berharap dapat menulis dengan baik tanpa pernah sekalipun membaca buku. Seorang penulis Amerika mengungkapkan, “jika seseorang dapat membaca 10 buku setahun kami (penulis), seharusnya dapat melakukannya jauh lebih baik.” Jadi, sudah berapa banyak buku yang kamu baca tiap tahun?

7. Imitasi.

Ada penulis yang terinspirasi oleh karya penulis lain, namun ada juga penulis yang sekadar meniru karya penulis lain. Bedakan antara terinspirasi dengan meniru! Suatu tiruan/imitasi tulisan akan terlihat sangat mirip dengan tulisan aslinya. Berhati-hati dalam menulis, mungkin awalnya hanya terinspirasi tapi bisa berakhir imitasi.

Nah, kini kamu sudah mengenal 7 Kesalahan penulis, yang mana kesalahan yang sering kamu lakukan?

Mulai sekarang, mari bertekad menjadi penulis yang lebih baik dengan menghindari ketujuh kesalahan penulis diatas. Mari berkarya!

 VIRGINIA WOOLF

“Setiap rahasia jiwa penulis, setiap pengalaman hidupnya, setiap kualitas pikirannya, tertulis dalam karya-karyanya.” —Virginia Woolf

 

Diambil dari nulisbuku.com

Kejutan awal tahun

•February 2, 2014 • Leave a Comment

Judulnya “pindahan kantor”

Sudah berhari-hari lamanya, gue merasakan betapa sangat-sangat menyiksanya ketika proses kepindahan kantor ini…. Semuanya terasa begitu weirdo.

Ada kondisi ketika gue fokus dengan kerjaan, yang ada gue fokus terhadap satu kepindahan ini. Menyenangkan yang melelahkan. Terlebih lagi dipaksakan untuk melepas satu tanggung jawab… Had3eh……

Semangat!!!!! Semuanya pasti ada akhir!!

Image

 

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.