Sendiri itu…

Sungguh pengalaman yang mendebarkan untuk pertama kalinya dalam hidupku. Semalam aku benar-benar mengalami apa itu yang dinamakan “SENDIRIAN” dalam arti sebenarnya. Memang sih, sebelumnya aku juga pernah sendirian. Namun kali ini sensasi yang aku dapatkan berbeda banget.

Ada semacam ketakutan akan sesuatu hal yang bersifat mistis. Tau sendirikan, aku termasuk salah satu jenis manusia yang masih suka membayangkan hal-hal yang tidak-tidak. Mendadak kepikiran akan di datangi seseorang, atau lebih tepatnya “sesuatu”. Tapi pada akhirnya aku bisa menyimpulkan banyak hal tentang beberapa makna atas kesendirian…..

 

1. Sendiri itu menyenangkan…

Hahahahaaaa….Di Jakarta, aku bisa benar-benar merasakan bahwa berada di hunian yang akhirnya kita bisa sendiri membuat peraturan tanpa harus menghormati peraturan sebelumnya sangat-sangatlah menyenangkan. Liar. Semuanya semau gw. Tak ada hal-hal yang bersifat terlarang. Karena ujung-ujungnya kita sendirilah yang harus bisa dimintai pertanggung-jawaban. But, secara keseluruhan….. Sendiri memang benar-benar menyenangkan… dan ada kesenangan yang “private” yang bisa aku temukan dari kesendirian…. *heheheee

2. Sendiri itu menyedihkan…

Ini kalo diartikan, sendiri itu menyedihkan, memang ada benarnya. tanyakan pada jomblo-jomblo yang bertebaran di muka bumi. Bull-shit ajah, kalo ada yang bilang sendiri itu happy… itupun emang bisa happy, namun hanya bertahan sesaat. dan terkecuali lagi kalo orang tersebut anti-sosial dn emang berniat menyendiri. Pasti hati dan pikirannya sudah bebal dan terlatih untuk sendiri.  BACK TO ME…. sendiri itu menyedihkan…. EMBEEER….. tidak diragukan lagi. Disaat aku meraih kebebasan mutlak, ternyata tak seindah yang diharapkan. “kesendirian” malah membunuh itu. Dengan siapa aku berbagi. Kecewanya lagi, semua teman-teman sudah menjauh merapat pada kehangatan cinta kasihnya masing-masing. Semoga ini semua hanyalah andil dari berbagi pengalaman pahit yang tidak perlu disesali. Tetapi aku berharap sih, agar tak ada lagi kesendirian (yang menyakitkan) di kemudian hari…

3. Sendiri itu Menakutkan…

Ketakutan yang muncul karena kesendirian itu lebih kepada ekstrimisme cara berpikir kita akan sesuatu yang sebelumnya bukanlah suatu ancaman. hanya sebatas bayangan atau angan-angan semata. semisal nih, mendadak setelah kita menonton film horror Thailand sendirian. Dan karena saking seremnya, hingga terbersit untuk memvisualisasikan hantu film tadi untuk muncul di alam imajinasi kita yang kemudian tergambar pada pupil mata kita, sehingga ketakutan itu muncul bersamaan dengan pas di saat kita sendirian. Dan…Well, hasilnya menakutkan. kita sudah menemukan titik dimana sendiri itu memang menakutkan. walau sih, kadang menakutkan itu gak harus identik dengan kesendirian. tetapi percayalah, bahwa sendiri itu biasanya jauh dari kata “aman”.

4. Sendiri itu Memalukan…

Jiyaaaah….untuk yang ini. Tanyakan kepada yang memang merasa malu untuk hidup sendiri. Baik itu yang disengaja, maupun yang tidak disengaja. Yup sengaja sendiri, mungkin kadar kemaluannya tidak seberapa ketimbang sendiri yang tidak disengaja. Setidaknya yang sudah siap sendiri dari awal, dia pasti sudah mempersiapkan mental dan segala kebutuhan batinnya jika suatu waktu ada yang menanyakan, “kenapa sendiri?” “mana pacarnya?” atau pertanyaan menindas lainnya. Dan kebetulan saya sering berada pada posisi memalukan karena “apes” mendapat kartu balak. SENDIRI. Semoga saja, agresi cinta yang saya laksanakan akhir-akhir ini bisa menutup kesendirian saya yang lumayan begitu lama. SEMANGAT!!!

5. Sendiri itu Menyebalkan…

Mungkin dari semua point kesendirian diatas, point ini lah yang sangat merugikan orang lain. termasuk kita sendiri. Kadang imbas dari rasa sendiri adalah pemaksaan untuk tidak jadi sendiri. sehingga mengorbankan orang lain, yang difungsikan untuk menutupi status kesendirian itu. walau kadang sang “korban” belum tentu bersedia (dari hati) mengisi kesendirian. mungkin lebih kepada Kasihan karena melihat kita sendiri. Dan itu menyebalkan bukaaaaan????

 

Yaaaaah…..jadi Sendiri itu menurut kalian apa sih???

~ by Imamie on September 1, 2011.

3 Responses to “Sendiri itu…”

  1. sendiri itu bisa menyenangkan, pakdhe. yang saya kurang suka adalah kalo ada orang yang “masuk” dalam kehidupan kita, lalu “meninggalkan” (entah bener2 pergi ato sibuk ama urusannya sendiri) kita. dan saat-saat kita membutuhkan mereka DAN saat itu mereka tidak ada…..apa itu namanya gak menyebalkan….??? *mrengut*

  2. ck ck ck ck ck…. kasihan sekali pengalamanmu nak…. memang sangat-sangat menyebalkan….. gw setuju itu…

  3. sendiri itu menyenangkan🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: