SLB Sangat Luar Biasa (Ajaib Malah…)

Iseng sih pertama. Saat nemu ada timeline dari salah satu akun twitter majalah film yang mengadakan Quiz yang berhadiah tiket pre-screening gratis untuk film Special Symphony a.k.a Simfoni Luar Biasa (SLB). Well… Mention… Nunggu…. beberapa jam….dan Taddaaa….. @ImamOcean win..!!!!

Dan Besoknya, tepatnya sorenya, saya harus mengambil tiket di kantor redaksi Majalah Film tersebut. Dapat jatah 2 tiket. Dan coba tebak, dengan siapa saya nonton? Tidak dengan siapa-siapa…. Hiks…! But you know me so well lah…. No Friend No Cry…. Show must go on….

Sebenarnya cerita gak yaaa? Bahwa saya sempat ketemuan sama temen YM yang gak jelas gitu deh. Dan niatnya sih ngajak dia nonton. Tetapi berhubung waktunya yang Malam banget, dia jadinya gak  bisa nemenin nonton. Hanya mau mengantarkan sampe ke Blitzmegaplex GI. Ya sudah, akhirnya kami berpisah dan seperti biasa, saya selalu meminta wejangan. Bagaimana jalan pulangnya….. Dan yupe… dapat deh peta buta yang menyesatkan (dikemudian jam…ceritanya nanti).

Saatnya nonton…. jeng…jeng…jeeeeeng!!!!!

Wow ternyata orang filipina logatnya mirip orang Surabaya deh. Opening yang sudah terlihat kacau… Saat si Christian Bautista ….upsss si Jayden nyanyi, gerakan bibir dan suara nyanyiannya gak pas…. kayaknya si christian harus belajar sama Norman kamaru tuh… Pasti deh…saya nebak-nebak, bikin setting cafe ala filipina, dengan memakai extras imigran berbau filipina (yang keturunan filipina juga boleh) dan di tatar sehari semalam untuk ngapalin dialog… Saya harap tidak begitu sih… But, Dari semua dialog yang menggunakan dialek asli Fiipina, saya lebih maknyesss nangkap suaranya Maribeth, eh Si Tita(Tante). Renyah….

Oh iya…disini saya gak bakal ngebahas ceritanya bergulir dari mana kemana, tapi saya hanya mau berbagi cerita sepotong demi sepotong. jadi jangan bingung dan jangan bimbang. Karena kebingungan dan kebimbangan hanya milik Sayah!!!

Jeng…jeng….jengggg!!!!!

Ternyata Ira Wibowo itu mirip sama Luna Maya lhoo kalo diliat-liat…. Saya jadi langsung berpikir nakal… Jangan-jangan kasus video hp kemaren…… Ah enggak lah… saya gak mau berasumsi yang bisa memancing kakap.  Balik lagi ke Ira Wibowo. Sekalimat dua kalimat sudah bisa membuktikan kalo Ira wibowo bisa berbahasa Tagalog. selebihnya “RIBET” kalo dia masih dipaksakan menggunakan Tagalog. Alhamdulillah yaa, dunia menggunakan bahasa Inggris utnuk bahasa penghubung. Coba kalo bahasa penghubungnya bahasa Thailand…. Hadeh banget pastinya…

Dan diperkenalkan lah Si Jayden oleh “ibu (….ketemu gede)nya” ke sekolah Luar Biasa (Hadoooh kok lupa ya nama sekolahannya… pokoknya Jl. Hang Lekir gitu deh)… Dan akhirnya parade pengenalan tokoh pun dimulai dari sini…. Ada Ira Maya Sopha sebagai kepala sekolah… Ada Verdi Sulaiman sebagai Dimas (guru pengajar pincang yang culas….) Ada Sophie Novita sebagai Wali murid salah satu siswa kelas musik (saya suka akting dia disini…..). dan Bertaburan peran-peran gak penting lainnya… eh penting gak sih? kayaknya gak penting deh… tapi ada sih sebagian (kecil) yang emang penting.

Sayangnya ini film bener-bener menjual total tubuh Christian Bautista. Sehingga lupa, bahwa masih banyak karakter kunci yang bisa lebih dalam di eksplore. Zaky…. Yupe karakter zaky seharusnya bisa dijadikan patokan dan beberapa karakter siswa lainnya.  coba di kupas lagi lebih dalam…. saya jadi teringat film Whoopy Goldberg yang Sister Act. Dan film ini pun related dengan genre yang sekarang lagi booming. Ada iklan yang pernah saya lihat di * Channel, sebuah pertunjukkan seni suara anak-anak difabel yang menyanyi di depan orang tua mereka. Lagu QUE SERA SERA itu sangat pas dengan moment dari cerita di iklan itu. Dan well, it’s so touch….

Balik lagi ke urusan akting. Dan saya merasa payah harus menonton anak-anak SD yang dipaksa melakukan gerakan gak lazim yang seharusnya lazim biasa dilakukan para anak-anak difabel. Bayangkan, pada pertemuan awal seorang Jayden dengan para murid (ceritanya Jayden jadi guru musik nih), betapa…. tingkah mereka mirip kelas khusus kepribadian preman. Dan tetap dengan perangai difabel. Hanya saja saya menangkap terlalu berlebihan. itu awalnya… dan selang bergulirnya waktu, kayaknya dalam 2 bulan deh….. para anak-anak difabel ini jadi seperti anak kucing yang manis dan penurut (walau masih dengan perangai difabelnya). Pertanyaan saya, emang bisa gitu…? Seorang anak yang berkebutuhan khusus menghafal lagu berbahasa Inggris dengan metode Choir sesuai dengan permintaan pak guru? Apalagi gak ada guru pendamping… dari mana mereka bisa menjadi kompak…. di film ini tak ada penjelasan untuk hal itu. Kita sebagai penonton hanya disajikan, ya begitulah…pokoknya gitu deh…. Terus latihan Zaky dan Amelia berbagi suara dalam duet koor kapan? Bukannya Amelia benci Zaky karena “bau”???

Well….ternyata yang jadi adik tiri Jayden….adalah Valerrie Thomas Yang notabene dia duduk di sebelah saya pas pre-screening kemarin. Sempat beberapa kali dia mengomentari dirinya sendiri. “haduuh gendut banget deh dulu…. “, “Itu setahun yang laluuu…”, “Ya ampun jelek banget…” gitu-gitu deeeh… hmmmm saya jadi tahu kalau syuting film itu setahun yang lalu. Dalam hati saya, “Ini anak, bagusan yang disini ya ketimbang yang di film… film itu kejam ternyata…”

Ada scene yang aneh sih di film ini…. SPOILER

Padahal saat merekam pertunjukan nyanyi di sekolah, posisi handycam diam tak bergerak-gerak kemana saja, Vallerie hanya menyorot dari bangku penonton saja…. tapi anehnya pas di layar youtube (ceritanya nih, hasil rekaman tadi di unggah ke youtube…. ), gambarnya malah yang keluar bukan dari angle si valerrie, malah dari angle si jayden as guitarist di samping anak-anak. Semoga saya dalam kondisi ngantuk malam itu…..

Untung dari segala buntung, Film yang menjual nama Xtian Bautista ini setidaknya menyuguhkan sajian tontonan yang “hangat”…. yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin. Percaya kepada mimpi itu perlu (ketimbang percaya kepada setan). Yaaa scoring dan lagu-lagu yang dibawakan sepanjang film ini lumayan asyiik… Kadang saya ragu, emang bener gak sih mereka sendiri yang menyanyikannya, eh kata si vallerie, emang bener mereka-mereka sendiri yang nyanyiin… mantap. jadi buru-buru pengen hunting tuh soundtrack…..

Tapi emang sih, saya melihat kerja keras di film ini. Sebuah keinginan untuk membuat film yang sederhana tapi berdalam kesan. Menyajikan realita yang tak pernah kita lihat sebelumnya…. Kesimpulannya..Ini film memang bener-bener ajaib. Dan saya menjadikannya sebagai pemanasan untuk film Indonesia yang lainnya… (kalau gak salah terakhir kali menonton film Indonesia di Bioskop adalah MADAME X….)

Well….film udah kelar… dan saya harus sibuk mencari jalan keluar. Mengutak-atik otak mencari jalan ke Sarinah. Padahal tempatnya itu-itu juga, kenapa masih lupa tiada tara. Saya jadi merasa seperti ikan mas koki di dalam fish bowl.. muter-muter gak tentu arah. Peta buta semula tak berguna, ingatan saya memang payah.. akhirnya dengan cara lama nan konvesional, bertanya adalah jawabnya. jadi mandiri belum tentu baik. tergantung sampai sejauh mana usaha kita…  Daya ingat yang wah wah wah….. parah….! Menjadikan saya makin punya tujuan untuk berusaha agar keras dan tangguh menghadapi segala masalah…. Halah….!!!!

Thanks to D something yang sudah menjadi guide walau gak sampai habis malam…..

Jakarta, 21 September 2011 -pagi-

~ by Imamie on September 21, 2011.

2 Responses to “SLB Sangat Luar Biasa (Ajaib Malah…)”

  1. saya kemaren juga sempat nonton nih film sob, tapi sayang gk sampe habis.. cuma sampe pas di Bandara saja.. kabarnya sih ada kelanjutannya, endingnya gimana sob??

    • waduh… gue agak lupa… yang jelas, si Christian saat dibandara, diikuti oleh murid-muridnya yang kemudian nyanyi choir yang judulnya I’m already king (kalo gak salah)….. dan setelah itu selesai…kayaknya itu tim paduan suara menang deh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: