Film ::: Eternal Summer (2006)

“No One Wishes To Be Lonely, Neither Do We.”

Kadang saya pernah merasa untuk tidak percaya bahwa “belahan jiwa” itu ada. Mungkin orang-orang menyebutnya soulmate untuk istilah kerennya. Tetapi pertanyaannya saya dulu, “Emang ada belahan jiwa?”

Dan runut berjalannya waktu, ternyata saya mulai menyadari, orang-orang disebelah kanan kiri saya ternyata sudah menjalani sebagian hidupnya dengan belahan jiwa masing-masing. Dan naasnya, 5 dari 10 orang dari mereka menyatakan saya sebagai belahan jiwa mereka. Mereka menyebutnya belahan jiwa. Tetapi saya hanya menyebutnya “Sahabat.”

Bicara soal sahabat, saya baru saja menonton film Eternal Summer, keluaran tahun 2006, produksi taiwan. Film ini langsung membawa saya pada nuansa arthouse yang cantik. Pemandangan pedesaan yang asri, hijau dan menyegarkan mata dan kesan sendu menyempurnakan itu semua.

Saya dikenalkan pada sosok bocah SD bernama Jonathan Kang (Bryant Chang) yang gemar belajar dan sopan di kelasnya. Dan ada Shane Yue (Joseph Chang) yang hiperaktif dan bandelnya minta ampun. Shane adalah tipikal anak yang tidak mau diam, suka usil dan terkadang keusilannya merugikan teman-teman sekelasnya yang lain. Jadi tak ayal dia dijauhi teman-temannya.

Dan suatu waktu, Jonathan diminta oleh ibu gurunya untuk menjadi “malaikat pelindung” untuk Shane. Mengawasi tingkah laku Shane, dan mencegah Shane untuk berbuat onar. Alhasil Shane sedikit demi sedikit berubah tabiatnya. Dan menyebut Jonathan sebagai satu-satunya “Best Friend.”

Menginjak masa SMU, kedua sahabat itu tetap fokus pada bidangnya. Jonathan serius dengan pelajaran demi meneruskan sekolahnya ke akademi yang lebih tinggi, sementara Shane telah menemukan jiwanya di basket. Hubungan kedekatan antara Jonathan dan Shane sudah terlihat dari bagaimana si Shane dan Jonathan secara tidak disadari saling mencemburui walau masih belum layak dikatakan cemburu. Dan kecemburuan itu semakin nampak, ketika Carrie (Kate Yeung) datang diantara hubungan mereka berdua. Kedekatan Jonathan dan Carrie sangat erat. Dan ini membuat Shane cemburu berat. Jonathan dan Carrie bahkan sempat (akan) melakukan “Free sex.” Hanya saja dengan polosnya, Jonathan tidak tahu bagaimana cara memulai berhubungan badan. Sehingga Carrie mulai menduga-duga apa yang sebenarnya terjadi pada Jonathan.

Tergeraklah Carrie untuk menyelidiki ada apa sebenarnya dibalik hubungan Jonathan dan Shane.

***

Jonathan pada akhirnya memutuskan untuk tidak lagi berhubungan dengan Carrie. Sementara justru berbalik banding dengan Shane, dia memilih untuk mengejar cinta Carrie. Rupa-rupanya Carrie mengetahui rahasia di balik identitas Jonathan atas Shane.

Waktu terus berjalan. Shane menjalin hubungan dengan Carrie setelah dia berhasil memenuhi syarat yang diajukan Carrie untuk menjadikan kekasihnya. Yaitu melihat Shane melanjutkan sekolahnya ke jenjang perkuliahan. Dan Shane bisa untuk itu. Walau shane sudah “mempunyai” Carrie, tetapi tetap saja dia masih berhubungan dekat dengan Jonathan. Hanya saja Jonathan sudah mulai menjaga jarak. Apalagi setelah mendengar pengakuan “pahit” dari Shane mengenai hubungannya dengan Carrie.

Dan film ini indah dengan gaya penuturan Leste Chen. Konflik rumit tetapi tidak berbelit. Sangat melelahkan bagi Jonathan dan begitu menyebalkan bagi Shane. Cerita yang diambil dari novel karya Hsu Cheng-ping ini sangat-sangat kelam. Walau saya sendiri belum pernah membaca novelnya, tetapi saya bisa menebak, novelnya pasti benar-benar yang “gelap.”

Ada salah satu adegan dimana sesaat setelah Shane mengalami kecelakaan dan membuat Jonathan datang untuk menjemput Shane yang masih shock. Di kamarnya, Jonathan dengan telaten merawat Shane. Hingga sengaja atau tak disengaja, Shane mendekap Jonathan dalam tidurnya. Dan memaksa Jonathan untuk “bercinta” dengannya. Dan Hasrat “cinta” terpendam Jonathan mengamini perlakuan Shane kepadanya. Berdua menikmati moment terindah. Untuk Jonathan, ya. Untuk Shane? Entahlah. Bisa ya dan bisa juga IYA BANGET!

Salut untuk komposisi jajaran cast-nya. Benar-benar terlihat chemistry diantara ketiganya. Bahkan ketika menikmati film ini, sempat ada pertanyaan, jangan-jangan diluar film mereka sebenarnya pacaran. Hehehee

Film ini patut ditonton untuk kalian yang mengalami krisis identitas, terlebih lagi krisis identitas seksual. Setidaknya ada penguatan atas pengkondisian diri. Siapa saya.

Intinya di dalam mencari identitas diri, termasuk identitas seksual, memang harus dengan hati. Karena hasrat, naluri dan hati tidak bisa dibohongi. Berdamai dengan diri sendiri atas apa yang kita terima dari “Tuhan” dan bisa menjalani dengan tanpa peduli yang lainnya sangatlah perlu. Mengenali diri kita lebih baik. Siapa kita? Apa maunya tubuh kita? Dengan siapa dia (baca:badan) akan luluh bila dipeluk! Karena kita tak akan tahu selama kita tak mencari tahu, karena kita tak akan tahu rasa selama kita tak mau untuk mencoba.

Rate: 3,5/5 bintang

Love scenes: not bad

Chemistry: nice

*gambar dari berbagai sumber…  :)

~ by Imamie on November 16, 2011.

4 Responses to “Film ::: Eternal Summer (2006)”

  1. filmnya bisa didapt dari mana ya bro>???? bagi2 info donk, kayaknya seru buat ditonton tuh.

  2. This not just a ‘Movie Review’
    I love how the way you tell us the story instead telling your own opinion about Identity and sexual orientation crisis. And also I love the way you start and end the article, it was amazing how you make us love your word and tell the story and put your statement according to the movie and the movie theme.
    Love it!
    *ps: I’ll give you all my thumbs!

  3. […] SUMMER-nya, film Summer Storm yang berjudul asli SOMMERSTURM ini tidak ada sangkut pautnya dengan ETERNAL SUMMER. Walau sama-sama bergenre drama remaja yang garis besarnya menceritakan tentang pencarian jati […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: