Film ::: Warm Bodies (2013)

imam4Gue nyadar, semua makhluk di dunia ini punya hak dan akses untuk bersentuhan dengan yang namanya cinta. Tak terkecuali makhluk hidup. Mantan makhluk yang pernah hidup-pun pada akhirnya bisa dan punya kesempatan untuk membangkitkan rasa “cinta”nya yang pernah mati (dalam arti yang sesungguhnya).

Amerika Serikat (bukan Indonesia), adalah negeri zombie, dimana separuh bagiannya sudah terinfeksi virus zombie. Untuk yang belum ngerti zombie itu apa? Zombie adalah mayat yang bangkit dari kematian. Ada banyak kasus kenapa mereka disebut zombie. Bisa jadi karena terjangkit virus habis gigitan zombie sebelumnya. Atau zombie yang bangkit dari kematian karena vodoo (ilmu hitam). Namun dikisah WARM BODIES ini, para zombie hidup karena virus gigitan. Titik, gue tidak mau mengungkap kenapa bukan bangkit karena vodoo.

imam1Karena dibentengi oleh tembok pembatas, sehingga akses zombie untuk berburu manusia semakin terbatas. Zombie tetaplah zombie, tidak makan juga sebenarnya “tetep” hidup. Malahan dari segerombolan zombie tersebut ada yang justru mencoba “keras” untuk  bisa hidup layaknya manusia sesungguhnya. Zombie ABG alay (Nicholas Hoult) contohnya. Dia kabur dari stereotype zombie. Memiliki basecamp di sebuah bangkai pesawat. Hobby mengumpulkan barang-barang yang menurutnya “unik”. Termasuk pula kegemarannya memutar lagu dari piringan hitam. Namun dia juga tak lupa melupakan kodratnya sebagai seorang zombie, yang “hidup” bergerombol saat mencari mangsa. Berjalan pelan, membungkuk dan menggeram.

Dan dia juga tidak bisa menampik untuk mencari manusia agar bisa menghilangkan rasa “lapar”nya. Bergabung dengan gerombolan zombie untuk berburu manusia. Mereka lebih aman bergerombol dari pada berburu sendiri-sendiri. Karena jika kepala mereka hancur. Harapan mereka “hidup” sudah berakhir. Sehingga berkelompok menjadi pilihan yang mau tidak mau harus diambil.

Sementara itu, dari sudut manusia, zombie harus dimusnahkan. Wajib militer diterapkan bagi ABG-ABG untuk memerangi zombie. Salah satunya sekawanan Julie (Teresa Palmer) and the gang. Dengan dibekali senjata, mereka masuk ke kawasan zombie guna mengambil obat-obatan yang tertinggal di sebuah gedung medis. Bersama kekasihnya, Perry dan teman-temannya, Julia mengumpulkan obat-obatan. Namun tak di duga, ternyata kedatangan Julie sudah diketahui oleh zombie, tak ayal terjadi perang zombie dengan manusia. Semua saling melindungi diri dan bertahan. Para manusia berjuang untuk mempertahankan nyawanya, sementara zombie berjuang untuk mendapatkan kelangsungan “hidup”nya.

imam3Hingga tak diduga, sezombie ABG memangsa Perry, kekasih Julie. Zombie tersebut memakan habis korbannya agar tidak bisa lagi hidup menjadi zombie berikutnya. Mendadak sang zombie terpanah saat melihat Julie yang dengan “cantik”nya memberangus para zombie yang lain, hati zombie ABG langsung bergejolak. Mungkin itu yang dinamakan Cinta, katanya dalam hati. Menjadi zombie sudah merupakan keanehan. Zombie jatuh cinta, itu lebih aneh!

Ya…. Dan selanjutnya cerita bergulir menjadi lebih aneh. Tapi anehnya, cerita lambat laun sudah tidak menjadi aneh. Keakuan seorang aku tidak menjadikan zombie tidak boleh merasakan cinta. Semua makhluk di dunia ini berhak merasakan cinta. R boleh jatuh cinta. R adalah nama zombie ABG pemberian Julie saat R sadar bahwa dia sudah lupa dengan masa lalu termasuk namanya sendiri. Karena R memakan otak Perry, kekasih Julie, maka tidak sulit baginya untuk bisa mengetahui rasa cinta kepada Julie. Karena ada bagian dari kenangan Perry yang membantu menguatkan rasa cinta R kepada Julie.

imam2Kalau dari awal sebelum kita nonton sudah nyinyir duluan soal konsep dan jalan cerita film, lebih baik tidak perlu menonton film ini secara keseluruhan. Bagaimanapun juga, kisah fiksi tentang zombie romantis termasuk regenerasi dari kisah-kisah romantis yang kontemporer. Memang sudah tidak jaman lagi ide mengusung percintaan yang biasa-biasa. Kalau kita mau menengok kebelakang, era vampire alay yang mellow sudah lewat. Dan di tahun 2013 ini sudah saatnya era zombie berkeliaran. Lihat saja nanti ada film Brad Pitt, War World Z, dan juga film Indonesia yang berkisah tentang zombie juga, MATI SETENGAH HIDUP. Well…. Genre zombie sudah dimulai. Tapi zombie romantis, itu lain lagi ceritanya.

Tidak terbersit dalam pikiran gue, seonggok mayat dalam sisa “bangkai”nya masih ada cinta di dalamnya. Menghidupkan kembali getaran jantung hatinya. Membangkitkan mimpi-mimpi yang terbuang. Bermain persoal logika zombie, tidak ada istilah tidur, tidak pula akhirnya bermimpi. Namun dalam film ini, kekuatan cinta membuat seonggok zombie tertidur pulas dan memimpikan apa yang diinginkan. Gue jadinya berpikir, semuanya punya alasan untuk bermimpi. Tak terkecuali zombie. Demi cinta, zombie-zombie ini berjuang untuk mendapatkan “penyembuhan” dan menjadi manusia kembali. Bisa merasakan rasa sakit, bisa berdarah, bisa sakit hati dan tentu saja bisa merasakan rasa cinta yang seindahnya.

Balutan kisah “horror” yang akhirnya menjadi mellow romantic berhasil tercipta ketika score film yang didengungkan di sepanjang film ini romantis habis!!!  Dan jangan salah, adegan hujan selalu menjadi scene pamungkas menciptakan romansa sendu yang membiru karena dingin menusuk relung jantung yang kelu oleh cinta yang tak tersampaikan.

Akting konyol Nicholas Hoult sangat begitu menggemaskan. Siapapun itu pasti klepek-klepek. Edward Cullen sudah gak musim. Kini eranya Zombie. Eranya “R”!!! Melihat akting Teresa Palmer sebagai Julie, mengingatkan gue kepada Bella Swan yang diperankan Kristen Stewart. Gak jauh beda. Hanya saja, Palmer gak lebih galau dari Stewart.

Untuk mengisi moment pacaran dan pdkt, gak ada salahnya menonton film ini. Bagaimana sebuah kekuatan perasaan yang bisa menguatkan hati untuk menyatukan pandangan bersama atas pilihan masa depan nantinya.

cinta itu aneh, seaneh R yang menyadari bahwa dia sedang jatuh cinta!!! Dan sekarang gue merasa kayak R. I’m zombie in love…

IMG-20130227-02017aa

~ by Imamie on February 28, 2013.

One Response to “Film ::: Warm Bodies (2013)”

  1. […] Sumber gambar: imamocean.wordpress.com […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: