Sinopsis Buku “Untung Dalam Gelap”

Terlahir menjadi Gay, Lesbian, Biseks ataupun Trans, bukan berarti dunia bakal kiamat. Sadar atau tidak disadari, Being Gay is not the end of life.

cover depan UDG thumbnailBerawal dari keterputus-asaan, Lelah dalam persembunyian, bosan dengan topeng yang membingungkan, dan jerat pelecehan yang datang silih berganti, sebuah kesadaran yang mengatas-namakan “Pencarian jati diri” ternyata membuahkan hasil. Hasrat dan keinginan untuk menemukan jawaban atas pertanyaan “Siapa saya” lambat laun terjawab (walaupun tidak semuanya bisa terjawab) dengan perlahan tapi pasti.

Pengetahuan tentang apa itu Ragam Seksualitas, mulai terkumpul dan menjadi penguat dasar dalam menumbuhkan semangat untuk melanjutkan hidup.

Dan semuanya selalu berjalan dengan proses. Dan dari semua proses inilah timbul keinginan untuk menuangkan segala macam bentuk pengalaman. Dan dari pengalaman-pengalaman itulah akhirnya timbul keinginan untuk merunut kisah di balik kisah, ada kasih berbuah kisah, dan tak selamanya kisah selalu berkasih. Karena kasih dalam buku kumpulan cerpen “Untung Dalam Gelap” ini berkisah tentang homoseksualitas. Dengan kelebihan lainnya.

Sebuah buku yang berisi kumpulan cerpen dari Imam Ocean yang terang-terangan mengangkat isu Homoseksualitas, dengan 13 cerita yang kesemuanya tertulis menjadi satu jalinan kisah, “Untung Dalam Gelap”

Ada roman percintaan yang sengaja memelintir fakta dongeng legenda rakyat yang seharusnya tabu bagi masyarakat heteroseksual. Ketika ada pertanyaan, “Apa bener si Malin itu ternyata Gay?” Benar atau tidak, hanya “Tuhan” dan penulis buku yang tahu. Suguhan lain dalam buku setebal 159 Halaman ini juga menuangkan cerita tentang perselingkuhan. Sebuah skandal. Sebuah tragedi “penodaan” atas nama kesetiaan. Namun masalahnya, Harga kesetiaan kini sudah berbaur dengan makna relatif. Setia? Masih jaman?

Ada dongeng timun emas, Tapi bukan dongeng yang seperti pernah didongengkan oleh ibu kita saat menjelang tidur. Ini dongeng liar. Dongeng Ibu pertiwi. Jadi, tak perlu ada pernyataan, “Dongeng sampah!”

Menemukan kisah perseteruan lajang gay dengan Ibunya yang berujung tragis. Keluh kesah waria dengan segala sisi gelap dan terang kehidupannya. Obrolan gay-gay pemuja hedon dan segala macam bentuk kebebasan. Hingga sengketa atas nama “kekasih”, perebutan kekuasaan atas nama lekong (baca: pacar laki-laki).

Selalu ada penyelesaian masalah tanpa harus menciptakan masalah baru. Untung punya cara, bagaimana menyelesaikan masalah, di saat kita berada di dalam situasi tanpa kejelasan yang pasti, di situlah kita harus bisa berkata lantang, bahwa selalu ada “Untung Dalam Gelap”

Imam Ocean @DapurImamI

~ by Imamie on June 6, 2013.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: