7 Kesalahan Penulis by nulisbuku(dot)com

Ada beberapa macam kesalahan yang sering dilakukan oleh para penulis. Baik penulis yang sudah profesional ataupun penulis pemula. Kami mencoba merangkumnya menjadi 7 hal saja. Apakah kamu melakukan salah satu dari 7 kesalahan berikut ini? Silakan jawab sendiri dengan menyimak ketujuh hal tersebut di bawah ini:

1. Kemalasan.

Ini mungkin kesalahan yang dialami oleh hampir semua penulis. Hasilnya? Buku tidak pernah selesai dan berujung pada draft yang kemudian ditinggalkan terlalu lama tidak tersentuh. Yang akhirnya terlupakan.

Cara mengatasinya terletak pada diri sendiri dengan berjuang melawan kemalasan. Menulis membutuhkan napas panjang dan komitmen yang kuat. Berhentilah menunda dan membuat banyak alasan. Bulatkan tekad dan mulai menulislah!

2. Mencoba menjadi penulis yang sempurna.

Menurut Gardner, seorang penulis novel triler dan misteri, keinginan untuk menjadi penulis sempurna seperti ini bisa menjadi berbahaya bagi penulis, karena penulis cenderung akan fokus pada satu hal, sehingga cerita seakan-akan tidak bergerak. Menurutnya, cerita bertujuan untuk menghibur, oleh karena itu sebuah cerita harus terus bergerak maju. Jangan berhenti hanya karena ingin tulisanmu menjadi sempurna, tetaplah menggerakkan cerita.

3. Terpaku pada kerangka/ outline

Kerangka tulisan memang kita butuhkan dalam menulis. Tujuannya agar cerita tidak menyimpang terlalu jauh dari yang diharapkan, tetapi terlalu fokus dan mengikuti alur outline akan membatasi sebuah cerita menjadi kaku. Oleh karena itu, biarkan kreativitasmu berkembang, gunakan outline sebagai pembatas, bukan panduan utama.

4. Cemburu.

Benar, rasa cemburu juga terjadi pada penulis, sama halnya juga sering terjadi kepada para pekerja seni lainnya. Cemburu yang dimaksud adalah kecemburuan terhadap penulis lain serta karya-karya mereka. Efek dari kecemburuan ini bisa baik tapi bisa juga buruk. Efek baiknya mungkin kamu akan termotivasi untuk menjadi sebaik atau lebih baik dari penulis tersebut. Tapi, efek buruknya kamu akan cenderung meniru cara menulis mereka. Kendalikan emosi cemburumu, jadikan hal positif bagi tulisanmu. Terutama, jadilah dirimu sendiri!

5. Terlalu berfokus pada bisnis.

Mungkin tidak banyak penulis yang bertujuan utamanya adalah menulis untuk bisnis. Sehingga menjadi terobsesi dan fokus pada bisnis, bukan pada karya yang dihasilkannya. Menulis tentang bisnis baik loh, tapi kalau tulisan yang dibisniskan? Silakan jawab sendiri.

6. Tidak membaca buku.

Membaca itu penting untuk seorang penulis. Sangat penting! Jangan berharap dapat menulis dengan baik tanpa pernah sekalipun membaca buku. Seorang penulis Amerika mengungkapkan, “jika seseorang dapat membaca 10 buku setahun kami (penulis), seharusnya dapat melakukannya jauh lebih baik.” Jadi, sudah berapa banyak buku yang kamu baca tiap tahun?

7. Imitasi.

Ada penulis yang terinspirasi oleh karya penulis lain, namun ada juga penulis yang sekadar meniru karya penulis lain. Bedakan antara terinspirasi dengan meniru! Suatu tiruan/imitasi tulisan akan terlihat sangat mirip dengan tulisan aslinya. Berhati-hati dalam menulis, mungkin awalnya hanya terinspirasi tapi bisa berakhir imitasi.

Nah, kini kamu sudah mengenal 7 Kesalahan penulis, yang mana kesalahan yang sering kamu lakukan?

Mulai sekarang, mari bertekad menjadi penulis yang lebih baik dengan menghindari ketujuh kesalahan penulis diatas. Mari berkarya!

 VIRGINIA WOOLF

“Setiap rahasia jiwa penulis, setiap pengalaman hidupnya, setiap kualitas pikirannya, tertulis dalam karya-karyanya.” —Virginia Woolf

 

Diambil dari nulisbuku.com

~ by Imamie on February 3, 2014.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: