Anonymous | Chapter 2: Jomblo

Dan kemudian di Minggu siang yang sangat membosankan, kami (gue dan temen gue) hanya bisa nongkrong doang. Tangan berkutik menginstall beberapa PC yang hendak di-install ulang memakai OS UBuntu. Well sebenarnya gak ada kaitannya sih, antara judul jomblo dengan UBuntu. Hanya saja kami ditempatkan pada ruang dan waktu yang sama.

Obrolan jomblo terlintas begitu saja. Ketika dia komplain, mengapa jomblo dan single berbeda, definisi, makna dan penggunaan kata. Namun bukan berarti gue ataupun dia termasuk dari spesies jumblo. Kami hanya mengobrolkan, bukan merenungkan…

Terkait apa saja yang kami berdua renungkan di Minggu siang itu, simak ajah obrolan gak pentingnya….

Btw, thanks to GIGI yang udah sharing about “kesendirian”

~ by Imamie on March 18, 2015.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: