Romansa #002

Bedakan “rasa” ketika mengobrol lewat tulisan di gadget dengan chat yang sebenar-benarnya. Gue merasakan bener. Ada banyak hal yang bersifat asumsi atau bias interpretasi dari setiap makna kalimat yang disampaikan partner gue ketika kita ngobrol. 

 Entah ngobrolin apa, yang pasti selalu saja ketemu ganjalan-ganjalan kekhawatiran. Dia nulis biasa, gue nangkepnya dengan emosi, dia emosi pun ketika gue nulisnya biasa. Jadi pada akhirnya kita sepakat untuk mendiamkan apabila salah satu terperangkap dalam ruang emosi tingkat tinggi. Atau harus jujur untuk mengungkap diri bahwa sedang kalut dalam jiwa emosional.

Awal tahun ini, masih ketemu bumbu asin. Mungkin gula masih terlalu mahal. Ya setidaknya, rasa asin ini bisa sedikit menghibur kencan kami yang terkadang getir. 

~ by Imamie on January 12, 2016.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: