Watching Spotlight

Ketika negara tidak “peduli” , media jurnalistik maju mengambil peran demi mengungkap kasus yang sensitif dan dianggap tabu oleh masyarakat, dengan harapan bisa memberikan dampak yang lebih baik terhadap pembacanya, hingga pada akhirnya, dari keberanian untuk menguak isu ke permukaan, muncul para korban yang selama ini hidup dalam trauma, ketakutan tak berujung, berani untuk bersaksi, demi merobohkan stigma.

Sekelumit catatan setelah menonton Spotlight (film tentang dunia jurnalistik yang menangani kasus tindak kekerasan seksual terhadap anak)

Nah, sementara kondisi cerita film diatas sepertinya berbanding terbalik dengan yang ada di Indonesia, dimana korban pencabulan atau pemerkosaan malah diperkosa haknya kembali oleh sebagian dari media jurnalistik, masyarakat dan negara.

Jangan pernah menjadikan perkosaan atau pencabulan sebagai bahan candaan, karena tidak mudah untuk mengatakan, “Ya! saya Korban!”

Watching Spotlight

View on Path

~ by Imamie on February 27, 2016.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: